TRENDING NOW

SEWA adalah sebuah persetujuan di mana sebuah pembayaran dilakukan atas penggunaan suatu barang atau properti secara sementara oleh orang lain. Barang yang dapat disewa bermacam-macam, tarif dan lama sewa juga bermacam-macam. Rumah umumnya disewa dalam satuan tahun, mobil dalam satuan hari, permainan komputer seperti PlayStation disewa dalam satuan jam. Untuk sewa stager, sewa scaffolding, biasanya perusahaan jasa penyewaa scaffolding atau steger menerapkan tarif per 12 jam atau per 24 jam.
SEWA SCAFFOLDING
SEWA SCAFFOLDING

Alasan – alasan untuk menyewa

Ada beberapa alasan seseorang untuk menyewa daripada melakukan pembelian, antara lain:
• Mengurangi kerugian risiko
• Penghematan Finansial
• Penghematan jika barang digunakan hanya untuk sementara waktu
• Jika sudah mempunyai barang tersebut, namun dalam perjalanan
• Penghematan dalam pemeliharaan barang
• Alasan lingkungan, seperti : dengan menyewa berarti mengurangi populasi kendaraan dan pula berarti mengurangi emisi.
Perancah (bahasa Inggris: scaffolding) adalah suatu struktur sementara yang digunakan untuk menyangga manusia dan material dalam konstruksi atau perbaikan gedung dan bangunan-bangunan besar lainnya. Biasanya perancah berbentuk suatu sistem modular dari pipa atau tabung logam, meskipun juga dapat menggunakan bahan-bahan lain. Di beberapa negara Asia seperti Tiongkok, Singapura, dan Indonesia, bambu lazim digunakan sebagai perancah. Perancah bambu dipilih bukan hanya karena biaya murah tetapi juga karena perancah bambu tahan gempa.
Jadi Istilah SEWA SCAFFOLDING adalah seseorang melakukan pembayaran berdasarkan waktu yang disepakati dan harga yang disepakati dengan barang Perancah atau Scaffolding
Kemudian berapa Harga Sewa Scaffolding, di Setiap harga Sewa Scaffolding jarang yang sama karna tergantung beberapa kriteria Antara lain Bahan Scaffolding, Bentuk Scaffolding, Kekuatan Scaffolding dan lain lain. Jika anda ingin mendapatkan informasi harga Sewa Scaffolding silakan kontak no HP yang ada di Website ini
Jenis-jenis Perancah / Scaffolding / Steger

Perancah Andang

Perancah ini biasa digunakan pada pekerjaan yang tingginya 2.5 – 3 m saja. Jika sudah melampaui tinggi makan ini tidak akan digunakan lagi.
  1. Perancah andang kayu.
  2. Perancah andang bambu.
  3. Perancah andang besi.

Perncah Tiang

Perancah ini merupakan perancah yang biasa digunakan apabila pekerjaan telah mencapai di atas 3 m, perancah tiang dapat dibuat samapi dengan ketinggian 20 m lebih, sesuai kenutuhan masing-masing. Perancah model ini terdapat 3 macam yaitu:

Perancah Tiang Bambu

Pada dasarnya perancah bambu banyak digunakan ileh para pekerja lapangan, baik bangunan bertingkat maupun bangunan biasa. Alasan memakai adalah:
Bambu lebih mudah didapat, kuat, dan juga murah.
Pemasanagn perancah bambu mudah dibongkar dan bisa dipasang kembali tanpa merusak bambu tersebut.
Bahan pengikatnya pakai tali ijuk.
Perancah Bambu dengan Konsol Besi
Sistem perancah dengan konsol besi hanya ditahan oleh satu tiang bembu saja, berbeda dengan perancah tiang.
Keuntungan menggunakan perancah ini adalah:
  • Tidak terlalu banyak bambu yang diperlukan.
  • Cara pemasangannya lebih cepat dari pada perancah bambu.
  • Lebih praktis dan menghemat tempat.
  • Pemasangan konsol bisa dipindah dari tingkat q ke tingkat yang ada di atasnya.
    Untuk tiang bambu tak perlu dipotong.
  • Perancah Tiang Besi atau Pipa
  • Alat ini lebih cepat perancangannya dari pada perancah bambu, dengan memakai kopling untuk penyambungannya.

Perancah Besi Beroda

Perancah ini terbuat dari pipa galvanis. Perancah ini dapat dipasang di dalam ruangan ataupun di lapangan. Roda berfungsi untuk memudahkan perpindahan perancah, ini juga agak berbeda dengan yang lain karena setiap bagian-bagian perancah ini sudah terbentuk kusen sehingga pemasangan bisa dilakukan secara mudah.

Perancah Besi tanpa Roda

Perancah ini terdiri dari kumpulan kaki pipa berulir, kusen bangunan, penguat vertikal, tiang sandaran, sambungan pasak, papan panggunag, tiang sandaran, penggung datar, penutup sandaran, penopang, konsol menyambung dan keluar, pinggiran tangga, dll.

Perancah Menggantung

Perancah ini biasa digunakan untuk pekerja yang sedang memasang internit, finishing, pengecatan, plat beton, dll. Oleh karena itu perancah ini hanya digunakan untuk pekerjaan atas saja, digantung dengan rantai besi atau tali.

Perancah Frame

Ini merupakan perancah baru, terbuat dari pipa atau tabung logam. Perancah ini bisa disusun sedemikian rupa menjadi saru kesatuan hingga ketinggian tertentu yang biasa digunakan sebagai alat penopang para pekerja dalam kegiatan kontruksi tinggi.

Perancah Dolken

Dinamakan Dolken karena memang perancah ini terbuat dari kayu bulat / dolken. Biasa digunakan untuk tiang-tiang perancah dengan ukuran 1 -10 cm.
  • Two Point Adjustable Suspension Scaffolding
  • Strip Board One Side Scaffolding
  • Auxiliary Fixtures For Pipe Scaffolding
  • Bracket One Side Scaffolding
  • Independent Scaffilding
Ciri-cirinya:
  • Perancah dua baris standar berjarak 1,2 m.
  • Meiliki daya dukung sendiri.
  • satu baris mendukung bagian lur dan dalam dari deck berjarak 1,2 m sampai 2,4 m.
  • Memerlukan ties untuk stabilitas lateral.
  • Tanpa beban vertikal yang dihubungkan gedung.
  • Sejajar antara horizontal dengan horizontal tubes called ledgers.
  • Jarak ledgers vertikal pada the working height of 2 m.
  • Pada bagian dalam dan luar bertinag stndar dihubungkan dengan transoms.

Bridcage Scaffold

Ciri-cirinya:
Terdiri dari dua baris tiang yang semuanya dihubungkan dengan ledgers, transoms, dan braces.
Umumnya digunakan pada pengecatan dan pemasangan plafon.
Hand rail dan toe boards dipasang pada bagian luar dan dalam perimeter dari scaffold platform.

Access Tower Scaffold

Ciri-cirinya:
Scaffoldyang hanya digunakan untuk access.
Digunakan pipa-pipa dan fittings atau berupa modul-modul A-Frames.
Dipakai untuk menumbung material atau peralatan tidak diperbolehkan.
Akses menggunakan papan atau tangga.
Aluminium steps setiap level.
Tidak diperuntukkan sebagai papan kerja.
Jika lebih dari 25 m harus diperhatikan dan disetujui penanggungjawab.
Pembebanan peralatan atau materials menggunakan tower ini tidak praktis.
Ladders harus bersandar pada sudut 1 – 4 lean, tidak vertikal.
Ladders harus dikencangkan pada tombol

By…. Kaos Distro
KAOS MOTIVASI : Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Tiga elemen utama dalam definisi ini diantaranya adalah intensitas, arah, dan ketekunan.
Kaos Motivasi
Kaos Motivasi
Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan teori Y Douglas McGregor maupun teori motivasi kontemporer, arti motivasi adalah ‘alasan’ yang mendasari sebuah perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Seseorang dikatakan memiliki motivasi tinggi dapat diartikan orang tersebut memiliki alasan yang sangat kuat untuk mencapai apa yang diinginkannya dengan mengerjakan pekerjaannya yang sekarang. Berbeda dengan motivasi dalam pengertian yang berkembang di masyarakat yang seringkali disamakan dengan ‘semangat’, seperti contoh dalam percakapan “saya ingin anak saya memiliki motivasi yang tinggi”. Statemen ini bisa diartikan orang tua tersebut menginginkan anaknya memiliki semangat belajar yang tinggi. Maka, perlu dipahami bahwa ada perbedaan penggunaan istilah motivasi di masyarakat. Ada yang mengartikan motivasi sebagai sebuah alasan, dan ada juga yang mengartikan motivasi sama dengan semangat.
Dalam hubungan antara motivasi dan intensitas, intensitas terkait dengan seberapa giat seseorang berusaha, tetapi intensitas tinggi tidak menghasilkan prestasi kerja yang memuaskan kecuali upaya tersebut dikaitkan dengan arah yang menguntungkan organisasi.[2] Sebaliknya elemen yang terakhir, ketekunan, merupakan ukuran mengenai berapa lama seseorang dapat mempertahankan usahanya
KAOS MOTIVASI : Motivasi menjadi suatu kekuatan, tenaga atau daya, atau suatu keadaan yang kompleks dan kesiapsediaan dalam diri individu untuk bergerak ke arah tujuan tertentu, baik disadari maupun tidak disadari (Makmun, 2003). Motivasi seseorang dapat ditimbulkan dan tumbuh berkembang melalui dirinya sendiri-intrinsik dan dari lingkungan-ekstrinsik (Elliot et al., 2000; Sue Howard, 1999). Motivasi intrinsik bermakna sebagai keinginan dari diri sendiri untuk bertindak tanpa adanya rangsangan dari luar (Elliott, 2000). Motivasi intrinsik akan lebih menguntungkan dan memberikan keajegan dalam belajar. Motivasi ekstrinsik dijabarkan sebagai motivasi yang datang dari luar individu dan tidak dapat dikendalikan oleh individu tersebut (Sue Howard, 1999). Elliott et al. (2000), mencontohkannya dengan nilai, hadiah, dan/atau penghargaan yang digunakan untuk merangsang motivasi seseorang.
Misalnya, dalam kegiatan belajar, motivasi merupakan daya penggerak yang menjamin terjadinya kelangsungan kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang diinginkan dapat terpenuhi. Dengan demikian motivasi sangat berpengaruh terhadap hasil belajar seseorang. Apabila seseorang tidak mempunyai motivasi untuk belajar, maka orang tersebut tidak akan mencapai hasil belajar yang optimal. Untuk dapat belajar dengan baik di perlukan proses dan motivasi yang baik, memberikan motivasi kepada pembelajar, berarti menggerakkan seseorang agar ia mau atau ingin melakukan sesuatu.
Teori motivasi kontemporer
Teori motivasi kontemporer bukan teori yang dikembangkan baru-baru ini, melainkan teori yang menggambarkan kondisi pemikiran saat ini dalam menjelaskan motivasi karyawan
Teori motivasi kontemporer mencakup:
Teori kebutuhan McClelland
Teori kebutuhan McClelland dikembangkan oleh David McClelland dan teman-temannya. Teori kebutuhan McClelland berfokus pada tiga kebutuhan yang didefinisikan sebagai berikut:
kebutuhan berprestasi: dorongan untuk melebihi, mencapai standar-standar, berusaha keras untuk berhasil.
kebutuhan berkuasa: kebutuhan untuk membuat individu lain berperilaku sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan berperilaku sebaliknya.
kebutuhan berafiliasi: keinginan untuk menjalin suatu hubungan antarpersonal yang ramah dan akrab.
Teori evaluasi kognitif
Teori evaluasi kognitif adalah teori yang menyatakan bahwa pemberian penghargaan-penghargaan ekstrinsik untuk perilaku yang sebelumnya memuaskan secara intrinsik cenderung mengurangi tingkat motivasi secara keseluruhan.[6] Teori evaluasi kognitif telah diteliti secara eksensif dan ada banyak studi yang mendukung.
Teori penentuan tujuan
Teori penentuan tujuan adalah teori yang mengemukakan bahwa niat untuk mencapai tujuan merupakan sumber motivasi kerja yang utama. Artinya, tujuan memberitahu seorang karyawan apa yang harus dilakukan dan berapa banyak usaha yang harus dikeluarkan.
Teori penguatan
Teori penguatan adalah teori di mana perilaku merupakan sebuah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya jadi teori tersebut mengabaikan keadaan batin individu dan hanya terpusat pada apa yang terjadi pada seseorang ketika ia melakukan tindakan.
Teori Keadilan
Teori keadilan adalah teori bahwa individu membandingkan masukan-masukan dan hasil pekerjaan mereka dengan masukan-masukan dan hasil pekerjaan orang lain, dan kemudian merespons untuk menghilangkan ketidakadilan.
Teori harapan
Teori harapan adalah kekuatan dari suatu kecenderungan untuk bertindak dalam cara tertentu bergantung pada kekuatan dari suatu harapan bahwa tindakan tersebut akan diikuti dengan hasil yang ada dan pada daya tarik dari hasil itu terhadap individu tersebut.
Area motivasi manusia
KAOS MOTIVASI : Empat area utama motivasi manusia adalah makanan, cinta, seks, dan pencapaian.[10] Tujuan-tujuan yang mendasari motivasi ditentukan sendiri oleh individu yang melakukannya, individu dianggap tergerak untuk mencapai tujuan karena motivasi intrinsik (keinginan beraktivitas atau meraih pencapaian tertentu semata-mata demi kesenangan atau kepuasan dari melakukan aktivitas tersebut), atau karena motivasi ekstrinsik, yakni keinginan untuk mengejar suatu tujuan yang diakibatkan oleh imbalan-imbalan eksternal. disamping itu terdapat pula fsktor yang lain yang mendukung diantaranya ialah faktor internal yang datang dari dalam diri orang itu sendiri.
Oleh karna itu kami sengaja membuat KAOrsebutS MOTIVASI    agar orang lain yang membaca tulisan di kaos tersebut tergerak motivasinya untuk bangkit menggapai masa depan.

KAOS POLOS : Kaos oblong atau kaos polos yang biasa disebut dengan T-Shirt pada awalnya dikenakan oleh tentara Inggris pada zaman dulu. Kaos oblong biasanya hanya memiliki satu model saja yang hanya menutupi seluruh dada, sebagian lengan dan menutupi perut. Umumnya kaos oblong tidak memiliki saku atau kancing seperti baju kemeja di zaman sekarang. Sejarah kaos oblong itu sendiri pada awalnya dikenakan para pasukan militer Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Awal mula kenapa baju tersebut diberi nama T-Shirt karena orang beranggapan baju tersebut membentuk huruf “ T “ sehingga di beri nama T-Shirt.
Kaos Polos
Kaos Polos
Bahan yang umum digunakan untuk membuat baju oblong umumnya terbuat dari bahan polyester dan katun ataupun gabungan dari bahan keduanya. Selain digunakan oleh tentara, pada zaman dulu kaos oblong digunakan sebagai kaos dalam yang biasanya dikenakan oleh kalangan pria atau wanita bahkan anak – anak ataupun juga orang tua. Kaos oblong sangat banyak diminati oleh semua kalangan karena bahan yang mudah menyerap keringat, dan sangat cocok dikenakan ketika udara sedang panas. Bahannya yang sangat nyaman membuat banyak kalangan memilih kaos oblong untuk dikenakan sehari – hari.
Sebelum menjadi fenomena fashion seperti sekarang, kaos oblong atau kaos polos mulai dikenal di seluruh dunia lewat John Wayne, Marlon Brando dan James Dean yang memakai pakaian dalam tersebut untuk pakaian luar dalam film-film mereka. Dalam A Streetcar Named Desire (1951) Marlon Brando membuat gadis-gadis histeris dengan kaos oblongnya yang sobek dan membiarkan bahunya terbuka. Tenesse William di Broadway adalah orang pertama yang menciptakan kaos oblong dengan memiliki warna yaitu abu – abu karena pada umumnya kaos oblong yang biasa dikenakan yaitu berwarna putih polos tanpa warna ataupun model. Baju oblong dengan model warna abu – abu ini pertama diperkenalkan oleh James Dean dalam film Rebel Without A Cause pada tahun 1955 yang langsung menjadi trend fenomena fashion dunia. Beberapa kalangan beranggapan bahwa kaos oblong dinilai tidak sopan dan tidak beretika. Namun gejolak ini hanya keluar dari beberapa masyarakat saja justru dengan adanya kaos oblong dengan berbagai warna menjadi trend dunia karena mereka beranggapan kaos oblong sebagai lambang kebebasan pada anak muda.
Melihat adanya demam kaos oblong mulailah perusahaan – perusahaan konveksi dan pemilih fashion ternama mulai memproduksi kaos oblong. Idenya yaitu untuk memproduksi kaos oblong dengan berbagai macam pilihan warna dan berbagai model dari kaos oblong itu sendiri sehingga pada masa itu, kaos oblong dijadikan sebagai pakaian sehari – hari dan banyak di kenakan oleh kalangan masyarakat. Berbagai merek mulai dari merek fashion casual seperti Polo, Lacoste, sampai ke segmen sport clothing seperi NIKE dan ADIDAS semua memproduksi kaos oblong sampai sekarang.

Sejarah Kaos Polos atau Kaos Oblong Di Indonesia

KAOS POLOS Masuknya kaos oblong di Indonesia pertama kali dibawakan oleh orang – orang Belanda. Namun pada saat itu hanya kalangan atas saja yang bisa mengenakan kaos oblong ini karena pemerintahan pada zaman dulu masih belum cukup maju dan pada masa itu belum ada perusahaan yang mampu untuk memproduksi kaos oblong sehingga kaos oblong tergolong dalam barang mahal. Namun tidak selang beberapa lama sekitar tahun 1970 mulailah kaos oblong di kenakan oleh orang Indonesia tetapi belum memiliki model seperti yang dikenakan orang Belanda. Kaos oblong pertama yang diproduksi oleh orang Indonesia masih berwarna putih dan memiliki bahan halus yang tipis dan baju oblong ini hanya bisa dikenakan oleh kalangan pria saja. Pada masa itu kaos oblong yang cukup terkenal di tahun 70 an yaitu merk cabe rawit, swan, 77, kembang manggis dan masih banyak yang lainnya. Pengaruh budaya rock n roll di Barat, seperti The Rolling Stones, The Beatles, serta film-film James Dean, dan budaya Hollywood juga mempengaruhi populernya kaos oblong di Indonesia. Banyak band rock Indonesia di tahun 70 an mengenakan kaos oblong untuk pentas dan panggung.
Sekitar tahun 1980 kaos oblong ini mulai di kuasai oleh industri garment dan konveksi Indonesia. Ini bisa dibuktikan dengan mulai adanya merk – merk terkenal seperti JOGER di Bali, DAGADU di Yogyakarta dan C59 di Bandung untuk segi kualitaspun sudah cukup memadai mulai dari bahan yang bagus dan berkualitas dan model – model yang sangat beragam mulai dari motif yang cukup kreatif dari tiap modelnya.
Mulai tahun 1990 – an adalah tahun di mana dunia kaos mulai sangat berkembang pesat di Indonesia dapat dibuktikan dengan munculnya perusahaan – perusahaan berskala besar yang sangat antusias untuk menciptakan kaos oblong dengan kualitas baik berikut dengan model – model yang sedang mendunia. Merek merek terkenal tahun 90 an dikuasai oleh garment-garment besar yang memproduksi merek HAMMER, POSHBOY, OSELLA, dan lain-lain yang dijual terutama melalui department store dan mall yang mulai marak pada masa itu.
Di tahun 2000 an industri kaos Indonesia bergeser dari pertokoan di mall ke industri kreatif yang kecil dan unik. Banyak dari kalangan anak muda yang menciptakan karya kaos oblong sendiri dan design sendiri dan menproduksi sendiri. Fenomena itu terus berlanjut sampai kini. Terbukti dengan adanya distro – distro di setiap sudut kota yang dipenuhi dengan anak muda. Untuk arti dari kata Distro tersendiri yaitu “ Distribution Outlet “ yang memiliki arti toko yang mendistribusikan atau menjual barang – barang unik hasil karya sendiri termasuk kaos oblong.
Tahun 2010 sampai sekarang, fenomena distro semakin berkembang lagi seiring dengan perkembangan internet dan media social. Berjamurnya distro online shop membuat konsumen semakin dimanja dan memiliki banyak pilihan. Adapun, kaos polos yang merupakan bentuk dasar dari perkembangan kaos dari awalnya, masih tetap digunakan sampai sekarang, baik untuk pakaian sehari-hari maupun sebagai media atau kanvas tempat anak muda menumpahkan kreativitas.

Tips Cara Merawat Kaos Polos

KAOS POLOS atau T-shirt saat ini menjadi koleksi wajib yang harus ada di lemari pakaian. Kaos kini tidak hanya untuk dikenakan di rumah, namun juga telah dikenakan untuk bepergian ke luar rumah. Model dan desainnya yang bermacam-macam, serta bahan yang nyaman dipakai, menjadikan kaos begitu digemari. Kaos dikenakan oleh semua kalangan dan usia. Busana bergaya casual ini selalu dikenakan dalam suasana santai.
Nah, lalu bagaimana cara merawat kaos polos atau kaos sablon dengan benar agar kaos kesayangan tetap awet? Salah satu caranya adalah dengan mencuci kaos. Cara mencuci kaos tidak boleh sembarangan dan lebih baik dicuci menggunakan tangan. Beberapa kaos menyertakan tag atau label cara perawatan. Baca baik-baik petunjuk perawatan yang tertera. Berikut adalah cara mencuci kaos dengan benar.
  1. Jika kaos memiliki label cara perawatan, baca baik-baik sebelum mencucinya. Pisahkan kaos yang akan dicuci berdasarkan warna dan tingkat kekotorannya. Pisahkan kaos berwarna putih dalam ember tersendiri, begitu juga jika kaos sangat kotor, pisahkan tersendiri agar kotoran tidak menyebar pada kaos yang tidak begitu kotor.
  2. Balik bagian kaos, bagian luar yang biasanya bergambar dibalik ke dalam, sedangkan bagian dalam menghadap keluar. Pencucian dengan posisi terbalik ini diperlukan agar bagian sablon tidak cepat rusak.
  3. Rendam kaos dalam air tanpa deterjen. Perendaman kurang lebih tiga puluh menit. Siapkan ember berisi air dengan larutan deterjen, usahakan gunakan deterjen yang lembut dan tidak terlalu keras karena dapat merusak warna.
  4. Cuci kaos satu persatu dengan cara memasukkan dalam ember berisi larutan deterjen. Kucek perlahan dengan lembut, terutama pada bagian krah.
  5. Jika terdapat noda, jangan sekali-kali disikat. Cukup dikucek perlahan-lahan. Kaos memiliki bahan yang mudah melepaskan noda. Penyikatan akan membuat kaos kusut dan warnanya memudar.
  6. Bilas tiap kaos dengan air hingga bersih. Selesai membilas, peras dengan perlahan, tidak perlu memelintirnya hingga air habis. Memeras kaos dengan kuat akan menyulitkan proses penyetrikaan karena kaos menjadi kusut dengan garis-garis halus bekas proses pemerasan.
  7. Jemur pakaian pada tali jemuran dengan posisi terbalik. Jemur dengan cara biasa, tidak dijepit menggunakan penjepit jemuran ataupun digantung menggunakan hanger. Bahan kaos sangat elastis, bekas jepitan jemuran atau bekas gantungan hanger dapat meninggalkan jejak menonjol yang tidak rata mirip seperti bekas tarikan.
  8. Untuk hasil yang maksimal, setelah kering kaos disetrika dengan panas yang sesuai. Perhatikan juga bagian sablon, jangan sampai terkena setrika yang panas karena dapat lengket ataupun meleleh sehingga merusak gambar sablon.
Mencuci kaos polos maupun kaos sablon dengan benar akan membantu merawat kaos kesayangan anda agar lebih tahan lama dan tidak mudah pudar.
Kualitas adalah segmen utama di dalam pertimbangan. Dengan sendirinya, pemesan menginginkan derajat barang terlebih kalau siap mendapat pembawaan yang semakin, hal yang sama adalah panggilan penjual lawan pelanggannya.
Memasarkan kaos polo shirt derajat rendah, seharga akan menurunkan reputasi jelek dan dengan merusak keberadaaan bisnis hal itu sendiri. Sungguh pembeli yang tidak memahami beberapa element siap dengan serius mengetahui polo shirt bernilai atas pembeliannya?
Lebih kian, Pembeli pada situasi berikut menghubungkan perselisihan kualitas jurang Kaos Polos yang lombong dan tdk. Pada bagian berikut ada kaum tips teguran atas Kaos polo shirt yang elok

Cara mengetahui kaos polos kuaitas terbaik dan bermutu

Kaos Polos
Kaos Polos
  1. Benang Jenis benang ialah penentu tertinggi akan kualitas kain. Semakin panjang fiber yang dalam gunakan, tambah baik markah kain. Penyisiran mendepak fiber-fiber ringkas, dan menyembulkan benang bagi di rajut menjadi kain dengan keseragaman dan kesatuan yang kian kuat.
  2. Berat Lampit Berat Tilam menunjukkan meski banyak bahan yang pada pakai untuk pembuatan sebuah pakaian dan berapa raksasa biaya benih kaos polo shirt. Biaya sebuah Kaos polo shirt dengan musykil kain 220 gram/m2 tentunya lebih utama dari repot kain 180 gram/m2 wajar dengan perumpamaan polo shirt ukuran polo shirt yang sama.
  3. Pencelupan Kain Cara pencelupan super menentukan ketahanan kepudaran sifat terhadap pendar matahari & terhadap pencucian yang sering kali. Untuk pakaian dengan bahan 100% cotton, pencelupan reactive akan meluluskan performa yang lebih indah dari pencelupan direct. Pada itu bahan campuran polyester serta katun memperlukan process ganda pencelupan dalam menampilan rona di ke-2 bahan adonan.
  4. Mode Pabrik
Plaket Timbul Bagian tersohor dari sebuah kaos polo shirt didefinisikan sebagai Plaket yang ada front. Pembuatan beserta model Plaket Dobel alias Plaket Menyembul adalah satu diantara tanda polo shirt yang prima, Keapikan jahitan sukar di capai, tetapi menyampaikan banyak kepentingan. Disamping kemuliaan plaket yang simetris, menyampaikan kepastian kekebalan bentuk plaket empat persegi berjarak yang terdaya dan tidak mudah berubah bentuk tentang beberapa pemanfaatan dan puluhan pencucian. Polo shirt yang baik kudu di sertai lapisan plaket inter lining yang mesra dan tipis, sebagai kecil pemasangan peniti yang memuaskan.
Level Leher, Bahu dan Unsur Polo Shirt Lapisan tilam yang dibagian leher kerah, bahu serupa pembungkus gak saja menyampaikan kerapian dan keindahan, akan tetapi fungsi yang lebih primer adalah menutupi dan memantapkan sambungan badan depan serta badan pungkur, serta padu dengan kerah. Sehingga penampakan seluruh Kaos polo shirt akan tabah dan tdk mudah bidis bentuk. Serta di potongan lengan terdapat jahitan luar yang menciptakan sambungan sempang badan serta tangan yang merupakan tertinggi gerakkan mulai pemakaian sebaiknya tetap tegar dan tdk mudah sunyi.
Di sesi lengan tatkala tutup menggunakan tangan manset / ribbed cuffs. Gunanya untuk pergi lengan atas stretch dan perubahan paham. Ini segenap adalah segi yang kudu diperhatikan untuk menjaga sebuah polo shirt tetap ulet dan tampil segar diantaranya baru, meski pun mengalami tidak sedikit pemakaian.
SUMBER :  Kaos Distro

Nasehat Untuk Sesama Kaum Muslimin Dengan Menggunakan Kaos Nasehat

KAOS NASEHAT : Nasehat merupakan pilar ajaran Islam. Di antara bentuk nasehat yang wajib dilakukan oleh setiap muslim adalah memberikan nasehat kepada saudaranya sesama muslim. Namun, nasehat ini tidak sempit sebagaimana yang diduga oleh sebagian orang. Karena hakekat dari nasehat adalah menghendaki kebaikan bagi saudaranya. Lawan dari nasehat adalah melakukan penipuan. Sementara menipu merupakan dosa besar yang merusak keimanan seorang hamba. Maka sudah semestinya setiap muslim bersemangat untuk menunaikan nasehat kepada sesama saudaranya demi terjaganya iman di dalam dirinya dan demi kebaikan saudaranya.
KAOS NASEHAT
KAOS NASEHAT
عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى إِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ
Dari  Jarir bin Abdillah radhiyallahu’anhu, dia berkata: “Aku berbai’at kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk senantiasa mendirikan sholat, menunaikan zakat, dan nasehat (menghendaki kebaikan) bagi setiap muslim.” (HR. Bukhari dan Muslim)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Kewajiban seorang muslim atas muslim yang lain ada enam.” Lalu ada yang bertanya,“Apa itu ya Rasulullah.” Maka beliau menjawab, “Apabila kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya, apabila dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, apabila dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat kepadanya, apabila dia bersin lalu memuji Allah maka doakanlah dia -dengan bacaan yarhamukallah-, apabila dia sakit maka jenguklah dia, dan apabila dia meninggal maka iringilah jenazahnya.” (HR. Muslim)
an-Nawawi rahimahullah berkata:
فَمَعْنَاهُ طَلَبَ مِنْك النَّصِيحَة ، فَعَلَيْك أَنْ تَنْصَحهُ ، وَلَا تُدَاهِنهُ ، وَلَا تَغُشّهُ ، وَلَا تُمْسِك عَنْ بَيَان النَّصِيحَة
“Maknanya: -apabila- dia meminta nasehat darimu, maka wajib bagimu untuk menasehatinya, jangan hanya mencari muka di hadapannya, jangan pula menipunya, dan janganlah kamu menahan diri untuk menerangkan nasehat –kepadanya-.” (Syarh Muslim [7/295] asy-Syamilah)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلْمُؤْمِنِ عَلَى الْمُؤْمِنِ سِتُّ خِصَالٍ يَعُودُهُ إِذَا مَرِضَ وَيَشْهَدُهُ إِذَا مَاتَ وَيُجِيبُهُ إِذَا دَعَاهُ وَيُسَلِّمُ عَلَيْهِ إِذَا لَقِيَهُ وَيُشَمِّتُهُ إِذَا عَطَسَ وَيَنْصَحُ لَهُ إِذَا غَابَ أَوْ شَهِدَ
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda, “Ada enam kewajiban seorang muslim kepada mukmin yang lain. Apabila saudaranya sakit hendaknya dia jenguk. Apabila dia akan meninggal hendaknya dia ikut menyaksikannya. Apabila bertemu maka hendaknya dia ucapkan salam kepadanya. Apabila dia bersin hendaknya mendoakannya. Dan apabila dia pergi/tidak ada atau sedang hadir -ada di hadapannya- maka hendaknya dia bersikap nasehat kepadanya.”(HR. Tirmidzi, beliau berkata hadits hasan sahih)
al-Mubarakfuri rahimahullah berkata:
وَحَاصِلُهُ أَنَّهُ يُرِيدُ خَيْرَهُ فِي حُضُورِهِ وَغَيْبَتِهِ ، فَلَا يَتَمَلَّقُ فِي حُضُورِهِ وَيَغْتَابُ فِي غَيْبَتِهِ فَإِنَّ هَذَا صِفَةُ الْمُنَافِقِينَ
“Kesimpulannya adalah hendaknya seorang muslim senantiasa menginginkan kebaikan bagi saudaranya, baik ketika dia ada ataupun tidak ada, dan janganlah dia hanya senang mencari muka ketika berada di hadapannya dan menggunjingnya apabila saudaranya itu tidak ada di hadapannya, karena sesungguhnyahal  ini termasuk ciri orang-orang munafik.” (Tuhfat al-Ahwadzi [7/44] asy-Syamilah)
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيهَا فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلًا فَقَالَ مَا هَذَا يَا صَاحِبَ الطَّعَامِ قَالَ أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَفَلَا جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَيْ يَرَاهُ النَّاسُ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّي
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam suatu ketika melalui setumpuk makanan -yang dijual- kemudian beliau memasukkan tangannya ke dalamnya lalu jari beliau menemukan basah-basah di dalamnya. Maka beliau berkata,“Wahai pemilik/penjual makanan, kenapa ini?”. Dia menjawab, “Terkena air hujan ya Rasulullah.” Maka Nabi berkata, “Mengapa kamu tidak meletakkannya di atas tumpukan makanan itu supaya orang-orang bisa melihatnya. Barangsiapa yang menipu maka dia bukan termasuk golongan kami.” (HR. Muslim)
ash-Shan’ani rahimahullah berkata:
وَالْحَدِيثُ دَلِيلٌ عَلَى تَحْرِيمِ الْغِشِّ وَهُوَ مُجْمَعٌ عَلَى تَحْرِيمِهِ شَرْعًا مَذْمُومٌ فَاعِلُهُ عَقْلًا
“Hadits ini merupakan dalil yang menunjukkan diharamkannya penipuan, dan hal itu adalah perkara yang telah disepakati keharamannya berdasarkan syari’at dan dicela pelakunya menurut logika.” (as-Subul as-Salam [4/134] asy-Syamilah)
Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:
ومن حقوق المسلم على المسلم أن تنصحه إذا استنصحك ، فتشير عليه بما تحبه لنفسك ، فإن من غش فليس منا ، فإذا شاورك في معاملة شخص أو في تزويجه أو غيره ، فإن كنت تعلم منه خيرا فأرشده إليه ، وإن كنت تعلم منه شرا ، فحذره ، وإن كنت لا تدري عنه ، فقل له : لا أدري عنه ، وإن طلب أن تبين له شيئا من الأمور التي تقتضي البعد عنه ، فبينه له
“Di antara kewajiban seorang muslim atas muslim yang lain adalah kamu harus menasehatinya jika dia meminta nasehat kepadamu, sehingga kamu akan menunjukkan kepadanya apa yang kamu senangi untuk dirimu sendiri, karena orang yang menipu bukan termasuk golongan kita. Apabila dia bermusyawarah kepadamu -meminta saran- ketika berhubungan dengan seseorang atau dalam urusan pernikahannya atau urusan yang lain, maka apabila kamu mengetahui kebaikan darinya maka arahkanlah ia kepadanya. Apabila kamu mengetahui keburukan darinya maka peringatkanlah dia darinya. Apabila kamu tidak mengetahui tentangnya maka katakanlah kepadanya; aku tidak tahu tentangnya. Apabila dia meminta kamu untuk menerangkan sesuatu perkara yang semestinya dia menjauh darinya maka terangkanlah hal itu kepadanya.” (adh-Dhiya’ al-Lami’ min al-Khuthab al-Jawami’ [1/233] asy-Syamilah)
Syaikh Abdullah bin Jarullah berkata:
وإذا استنصحك فانصح له أي إذا استشارك في عمل من الأعمال هل يعمله أم لا ؟ فانصح له بما تحب لنفسك فإن كان العمل نافعا من كل وجه فحثه على فعله وإن كان مضرا فحذره منه وإن احتوى على نفع وضر فاشرح له ذلك ووازن بين المنافع والمضار والمصالح والمفاسد وكذلك إذا شاورك في معاملة أحد من الناس أو التزوج منه أو تزويجه فأظهر له محض نصحك واعمل له من الرأي ما تعمله لنفسك وإياك أن تغشه في شيء من ذلك فمن غش المسلمين فليس منهم وقد ترك واجب النصيحة ، وهذه النصيحة واجبة على كل حال ولكنها تتأكد إذا استنصحك وطلب منك الرأي النافع
“Apabila dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat kepadanya, artinya apabila dia meminta masukan kepadamu mengenai suatu pekerjaan apakah dia sebaiknya melakukannya atau tidak? Maka nasehatilah dia dengan sesuatu yang kamu sukai bagi dirimu. Apabila pekerjaan itu bermanfaat dari berbagai sisi maka doronglah dia untuk melakukannya. Apabila hal itu berbahaya maka peringatkanlah dia darinya. Apabila hal itu mengandung manfaat dan madharat maka jelaskanlah kepadanya hal itu, dan bandingkanlah untuknya antara manfaat dan madharat, atau maslahat dan mafsadat yang ada. Demikian juga apabila dia meminta saran kepadamu dalam urusan muamalah dengan seseorang atau hendak menikah dengannya maka tunjukkanlah kepadanya sikap tulusmu dalam memberikan nasehat. Gunakanlah pendapat dalam menasehatinya dengan pendapat yang kamu sukai bagi dirimu. Janganlah kamu menipunya dalam perkara itu. Karena barangsiapa yang menipu kaum muslimin maka dia bukan termasuk golongan mereka dan dia telah meninggalkan kewajiban nasehat. Nasehat ini hukumnya wajib -secara mutlak- dalam kondisi apapun, akan tetapi kewajiban ini semakin ditekankan tatkala dia meminta nasehat kepadamu dan meminta saran yang bermanfaat kepadamu.” (Kamal ad-Din al-Islami wa Haqiqatuhu wa Mazayahu, hal 77. lihat juga Bahjat al-Qulub al-Abrar, hal 114 asy-Syamilah)

عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ أَنَّ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ وَأَبَا جَهْمٍ خَطَبَانِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا أَبُو جَهْمٍ فَلَا يَضَعُ عَصَاهُ عَنْ عَاتِقِهِ وَأَمَّا مُعَاوِيَةُ فَصُعْلُوكٌ لَا مَالَ لَهُ انْكِحِي أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ فَكَرِهْتُهُ ثُمَّ قَالَ انْكِحِي أُسَامَةَ فَنَكَحْتُهُ فَجَعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا
Dari Fathimah binti Qais radhiyallahu’anha, dia menuturkan bahwa suatu ketika Mu’waiyah bin Abi Sufyan dan Abu Jahm ingin melamarku, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Adapun Abu Jahm, dia itu tidak pernah meletakkan tongkatnya dari  bahunya. Adapun Mu’awiyah adalah orang yang miskin, tak berharta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid.” Namun aku tidak menyukainya. Lalu beliau bersabda, “Menikahlah dengan Usamah.” Maka akupun menikah dengannya sehingga Allah menjadikan kebaikan padanya (HR. Muslim)
an-Nawawi rahimahullah berkata:
وَفِيهِ دَلِيل عَلَى جَوَاز ذِكْر الْإِنْسَان بِمَا فِيهِ عِنْد الْمُشَاوَرَة وَطَلَب النَّصِيحَة وَلَا يَكُون هَذَا مِنْ الْغِيبَة الْمُحَرَّمَة بَلْ مِنْ النَّصِيحَة الْوَاجِبَة . وَقَدْ قَالَ الْعُلَمَاء إِنَّ الْغِيبَة تُبَاح فِي سِتَّة مَوَاضِع أَحَدهَا الِاسْتِنْصَاح
“Di dalam hadits ini terdapat dalil yang menunjukkan bolehnya menyebutkan apa-apa yang terdapat pada diri seseorang ketika bermusyawarah dan meminta nasehat, dan hal ini tidak termasuk dalam perbuatan ghibah/menggunjing yang diharamkan, bahkan hal ini adalah nasehat yang wajib. Para ulama mengatakan bahwa ghibah diperbolehkan pada enam keadaan, salah satunya adalah ketika dimintai nasehat  -pendapat tentang orang lain yang hendak dinikahi atau menjadi rekan bisnis dan semacamnya, pent-.” (Syarh Muslim [5/240] asy-Syamilah)
وقد سمع أبو تراب النخشبي أحمد بن حنبل وهو يتكلم في بعض الرواة فقال له: أتغتاب العلماء؟! فقال له: ويحك! هذا نصيحة، ليس هذا غيبة.
Abu Turab an-Nakhasyabi pernah mendengar Ahmad bin Hanbal ketika dia sedang membicarakan/mengkritik sebagian periwayat. Maka dia berkata kepadanya, “Apakah kamu menggunjing para ulama?!”. Maka beliau berkata kepadanya, “Celaka kamu! Ini adalah nasehat, ini bukan ghibah.” (disebutkan dalam al-Ba’its al-Hatsits, hal. 36 asy-Syamilah)
Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang yang bisa menunaikan kewajiban yang agung ini dan menjadikan kita sebagai orang-orang yang saling memberikan nasehat dengan ikhlas karena-Nya. Wallahul muwaffiq. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.
Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi
Artikel Muslim.Or.Id


Kaos Cyber :  Dunia maya (eng: Cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.
Kaos Cyber
Kaos Cyber
Dampak Positif Internet Internet telah banyak membantu manusia dalam segala aspek kehidupan sehingga internet mempunyai andil penuh dalam kehidupan sosial. Dengan adanya internet apapun dapat kita lakukan baik positif maupun negative. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain. Dampak Negatif Internet
1. Kaos Cyber Crime
Dengan sarana internet di dunia maya yang bersifat. Melintasi batas Negara • Perbuatan dilakukan secara illegal • Kerugian sangat besar • Sulit pembuktian secara hukum Bentuk-bentuk cybercrime sebagai berikut : Hacking – Usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi atupun mencari kelemahan system jaringan. Cracking – Usaha memasuki secara illegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah atau menghancurkan file yang di simpan padap jaringan tersebut.
2. Kaos Cyber Anti Pornografi
Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan parnografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
3. Violence And Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
4. Kaos Cyber Penipuan
Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
5. Kaos Cyber Carding
Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
6. Kaos Cyber Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
7. Mengurangi sifat sosial manusia
Mengurangi sifat sosial manusia
karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face). Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang). Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut parnografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut

KAOS MUSLIM Adalah kaos yang dipergunakan atau dipakai oleh seorang muslim dengan syarat syarat dan kaidah syariat Islam, Contohnya kaos harus tertutup, tidak menonjolkan bagian tubuh yang mengundang syahwat.
KAOS MUSLIM
KAOS MUSLIM
Saat ini betapa banyak kita lihat para muslimah berbusana dengan rupa-rupa model, cara, dari yang simpel sampai yang rumit, dari yang bergaya lama sampai yang (dikatakan) kekinian. Sampai dibuatlah samar bagi yang belum tahu akan: mana pakaian yang seharusnya dipakai seorang muslimah? Yang tidak lain jawabannya adalah yang sesuai syariat.
Mari kita perhatikan kembali firman Allah Ta’ala berikut ini tentang perintah berhijab:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab [33] : 59). 

Syarat Pakaian Muslimah

Pakaian muslimah yang benar adalah yang sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya, dan tentunya memiliki syarat-syarat khusus, sehingga menjadikan pakaian tersebut ciri bagi mereka yang mengaku sebagai muslimah mukminah. Dan semua syarat tersebut tentunya adalah harus berasal dari Al Qur’an dan hadits yang shohih. Mari kita perhatikan ringkasan syarat berikut, yang penulis dapatkan dari kajian Rumaysho.
Syarat di sini tentu saja belum sempurna mencakup seluruh syarat cara berpakaian muslimah syari. Namun lima syarat ini adalah syarat minimal yang harus benar-benar dipenuhi oleh para muslimah. Dan mereka harus berhati-hati manakala tidak memenuhinya.
Pertama: pakaian wanita harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Jadi, selain kedua anggota tubuh ini wajib ditutupi termasuk juga telapak kaki.
Allah Ta’ala juga berfirman,
وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur [24] : 31)
Berdasarkan tafsiran Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.
Kedua: pakaian tersebut tidak tipis alias tembus pandang dan tidak ketat sehingga tidak menggambarkan bentuk lekuk tubuh dan warna kulit.
Dalam sebuah hadits shohih, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat, yaitu : Suatu kaum yang memiliki cambuk, seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan para wanita berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan ini dan ini.” (HR.Muslim)
Ibnu ‘Abdil Barr rahimahullah mengatakan, “Makna kasiyatun ‘ariyatun adalah para wanita yang memakai pakaian yang tipis sehingga dapat menggambarkan bentuk tubuhnya, pakaian tersebut belum menutupi (anggota tubuh yang wajib ditutupi dengan sempurna). Mereka memang berpakaian, namun pada hakikatnya mereka telanjang.” (Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, 125-126).
Ketiga: tidak diberi wewangian atau parfum.
Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ
“Perempuan mana saja yang memakai wewangian, lalu melewati kaum pria agar mereka mendapatkan baunya, maka ia adalah wanita pezina.” (HR. An Nasa’i, Abu Daud, Tirmidzi dan Ahmad. Syaikh Al Albani dalam Shohihul Jami’ no. 323 mengatakan bahwa hadits ini shohih).
Keempat: tidak boleh menyerupai pakaian pria atau pakaian non muslim.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata,
لَعَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ
“Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Bukhari no. 6834)
Kelima: bukan pakaian untuk mencari ketenaran atau popularitas (disebut juga pakaian syuhroh).
Dari Abdullah bin ‘Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَبِسَ ثَوْبَ شُهْرَةٍ فِى الدُّنْيَا أَلْبَسَهُ اللَّهُ ثَوْبَ مَذَلَّةٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثُمَّ أَلْهَبَ فِيهِ نَارًا
“Barangsiapa mengenakan pakaian syuhroh di dunia, niscaya Allah akan mengenakan pakaian kehinaan padanya pada hari kiamat, kemudian membakarnya dengan api neraka.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)
Pakaian syuhroh di sini bisa bentuknya adalah pakaian yang paling mewah atau pakaian yang paling kere atau kumuh sehingga terlihat sebagai orang yang zuhud. Kadang pula maksud pakaian syuhroh adalah pakaian yang berbeda dengan pakaian yang biasa dipakai di negeri tersebut dan tidak digunakan di zaman itu. Semua pakaian syuhroh seperti ini terlarang.
Demikianlah kelima syarat pakaian muslimah yang seyogyanya diperhatikan oleh kita sekalian para muslimah, agar terhindar dari fitnah dan kerasnya ancaman dan siksa Allah Subhanaahu wa ta’aalaa. Mudah-mudahan kita dimudahkan untuk taat kepada-Nya. Wallohul muwafiq. Hanya Allah lah yang dapat memberi taufik dan hidayah.